Dalam upaya menanamkan kecintaan dan kepedulian terhadap seni batik khas Indonesia sejak usia dini, TK Xaverius 2 Bandar Lampung melaksanakan kegiatan kreasi seni membatik bagi peserta didik Kelompok TK B2. Melalui kegiatan “Batik Kawung”, anak-anak diajak mengenal salah satu motif batik tradisional Nusantara menggunakan kombinasi media sederhana yang menarik, yaitu krayon putih, cat air, dan cotton buds.
Dinamika pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengenalan konsep dasar membatik oleh guru di depan kelas. Guru mendemonstrasikan secara langsung teknik melukis motif batik Kawung menggunakan krayon putih pada kertas, dilanjutkan dengan mengusapkan lapisan cat air di atasnya sehingga pola batik yang digambar muncul secara ajaib (wax-resist technique). Setelah menyimak peragaan guru, anak-anak mempraktikkan sendiri goresan motif Kawung dengan krayon putih lalu mengusapkan cat air secara mandiri.
Seluruh peserta didik mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusiasme, ketekunan, dan keceriaan. Penggunaan alat kerja sederhana seperti cotton buds dan krayon memberikan pengalaman belajar yang aman sekaligus menyenangkan bagi anak-anak saat mengeksplorasi teknik pewarnaan dan gradasi pada karya seni batik mereka.
Kegiatan ini memberikan hasil capaian perkembangan yang holistik bagi anak usia dini. Dari aspek Nilai Agama dan Budi Pekerti, anak-anak belajar melatih kesabaran, ketekunan, serta ketaatan pada aturan kegiatan. Pada aspek Jati Diri, fungsi motorik halus anak terasah optimal melalui koordinasi tangan dan mata, sembari mengelola emosi dan membangun motivasi diri. Dari aspek Dasar-dasar Literasi dan STEAM, anak terampil menggunakan media kerja sederhana secara aman dan kreatif.
Kegiatan kreasi Batik Kawung di TK B2 ini menjadi sarana edukatif yang efektif untuk mengintegrasikan pengenalan warisan budaya Nusantara, pengembangan keterampilan motorik halus, dan pembentukan karakter sabar serta tekun pada anak usia dini.


