Mengenal Indera Pengecap dan Pendengaran: Mengintip Keseruan Belajar Sensori Lewat Permainan Edukatif

Pada 10 dan 11 Agustus 2026, kegiatan pembelajaran berbasis eksplorasi sensori berlangsung dengan meriah melalui tema “Serunya Bermain Sambil Mengenal Panca Indera: Petualangan Rasa dan Bunyi”. Kegiatan diawali dengan penjelasan interaktif oleh guru mengenai pentingnya panca indera sebagai pemberian Tuhan, dengan fokus utama pada indera pendengaran dan indera pengecap. Sebelum beralih ke sesi praktik, anak-anak diajak untuk menanamkan rasa syukur atas nikmat fisik yang dimiliki serta pembiasaan sikap bersabar dan antre.

Suasana kelas terasa sangat hidup saat memasuki sesi tebak bunyi untuk menguji indera pendengaran. Guru membunyikan berbagai media seperti kaleng, gelas kaca, dan piring plastik secara bergantian dari belakang tubuh anak-anak. Para peserta didik menunjukkan antusiasme yang tinggi dan rasa percaya diri saat menebak jenis benda yang menghasilkan suara tersebut. Rangkaian ini kemudian dilanjutkan dengan media pop-up gambar telinga, di mana anak-anak diajak mengenal bagian-bagian telinga sambil membuka lipatan gambar secara mandiri.

Eksplorasi dilanjutkan pada sesi pengenalan indera pengecap yang melatih keberanian serta kemampuan mengamati secara langsung. Secara bergiliran dan tertib, anak-anak mencicipi aneka rasa, mulai dari manisnya gula, asinnya garam, hingga gurihnya kaldu bubuk. Di bawah bimbingan guru, anak-anak aktif menyampaikan pendapat, memperkaya kosakata baru, dan saling berbagi pengalaman rasa yang mereka rasakan dengan bahasa yang polos dan ceria.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, anak-anak diajak mengasah keterampilan motorik halus melalui aktivitas kreasi seni kolase bentuk lidah. Setiap anak menempelkan potongan kertas warna pada pola gambar lidah yang telah disediakan. Walaupun beberapa anak membutuhkan pendampingan ekstra agar hasil tempelan terlihat rapi, seluruh peserta didik tetap bersemangat dan fokus menyelesaikan karya mereka hingga tuntas.

Secara keseluruhan, kegiatan dua hari ini berhasil mengintegrasikan aspek sains dasar dan seni (STEAM) dengan pembentukan karakter anak. Anak-anak tidak hanya belajar membandingkan serta mengklasifikasikan perbedaan suara dan rasa, tetapi juga dilatih untuk mengendalikan emosi diri, bekerja sama, serta menghargai proses belajar bersama teman sebaya di kelas.

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TK XAVERIUS 2 BANDAR LAMPUNG

Jl. Yos Sudarso Km. 10 Panjang
Telp. (0721) 12345678, e-mail : yay.xav.tjk@gmail.com

© 2023 Created with Yayasan Xaverius Tanjung Karang