Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bandar Lampung, TK Xaverius 2 Bandar Lampung berkesempatan menjadi salah satu peserta dalam ajang Lomba Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Sekolah Sehat. Kegiatan penilaian bertempat di area sekolah pada Kamis, 9 Juli 2026. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh tim juri penilai dari Dinas Kota Bandar Lampung untuk melihat secara dekat kesiapan serta kelayakan fasilitas kesehatan dan kebersihan yang dimiliki oleh sekolah.
Proses penilaian diawali dengan peninjauan langsung terhadap keberadaan ruang UKS TK Xaverius 2 Bandar Lampung. Tim juri melakukan pemeriksaan secara menyeluruh yang mencakup aspek kebersihan, tingkat kelayakan tempat, hingga kelengkapan sarana dan prasarana medis dasar pendukung kesehatan peserta didik. Keberadaan ruang UKS yang bersih dan terawat menjadi salah satu komponen penting dalam menjamin pertolongan pertama serta pelayanan kesehatan yang optimal bagi anak-anak di sekolah.
Tidak hanya berfokus pada ruang UKS, tim penilai juga mengamati kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah secara keseluruhan. Area kamar mandi yang aman, higienis, dan ramah anak, serta kelayakan ruang kelas dan ruang guru turut menjadi objek pemeriksaan. Penataan ruang belajar yang bersih serta memiliki sirkulasi udara yang baik dinilai sangat penting untuk mendukung proses belajar mengajar yang sehat dan kondusif.
Selanjutnya, perhatian tim juri tertuju pada fasilitas pendukung fisik dan tumbuh kembang anak, salah satunya adalah area taman bermain outdoor. Juri memastikan bahwa seluruh sarana permainan anak di taman bermain telah memenuhi standar keamanan yang tinggi agar aman digunakan saat beraktivitas. Berbagai sarana dan prasarana pendukung lainnya di TK Xaverius 2 Bandar Lampung juga diperiksa untuk memastikan fungsi keberlanjutannya dalam menjaga kesehatan warga sekolah.
Melalui keikutsertaan dalam ajang Lomba UKS Sekolah Sehat ini, TK Xaverius 2 Bandar Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ekosistem pendidikan yang bersih, aman, dan berorientasi pada kesehatan anak. Sinergi antara pengelola sekolah, tenaga pendidik, dan tim kesehatan sekolah menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas fasilitas lingkungan belajar agar senantiasa berada dalam kondisi yang unggul.




