Satu Hati dalam Kebangkitan: Kemeriahan Paskah Bersama 2026 di Kompleks Xaverius Panjang

Suasana penuh sukacita menyelimuti Kompleks Xaverius Panjang pada Jumat, 10 April 2026, saat seluruh siswa-siswi dari jenjang TK, SD, hingga SMP Xaverius Panjang berkumpul untuk merayakan Paskah bersama. Perayaan diawali dengan Ibadat Paskah yang dipimpin oleh Bapak Eknasius Nung Anung Wibowo, dimana lagu pembuka “Hari ini Kurasa Bahagia” bergema dengan penuh semangat dari suara anak-anak. Sebelum pembacaan Injil, suasana haru sekaligus ceria berlanjut dengan lagu “Baca Kitab Suci Doa Tiap Hari” yang mengajak seluruh hadirin untuk menyiapkan hati mendengarkan sabda Tuhan. Melalui renungan singkat, Bapak Anung menyampaikan pesan mendalam bahwa kehadiran Tuhan selalu menyertai kita di tengah kegagalan, dan ketaatan sederhana pada arahan-Nya akan membuahkan berkat serta pemulihan relasi yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Kemeriahan acara semakin terasa saat perwakilan siswa SD Xaverius 2 Bandar Lampung naik ke panggung untuk mempersembahkan lagu “Jangan Pernah Menyerah” dengan penghayatan yang sangat menyentuh sehingga kami semua menikmati lagu sambil bernyanyi bersama. Suasana kemudian beralih menjadi penuh kehangatan saat Ibu Maria Pusparini, S.Pd., selaku perwakilan pimpinan sekolah, memberikan sambutannya. Dalam pesan tersebut, beliau menekankan bahwa makna Paskah sejati harus terpancar melalui interaksi kita dengan sesama, terutama melalui sikap sopan santun. Beliau mengingatkan bahwa menghormati orang tua, guru, dan menghargai teman dengan tutur kata yang baik adalah perwujudan nyata dari semangat kebangkitan Kristus yang mengajarkan kita untuk menjadi pribadi baru yang lebih berbudi pekerti luhur.

Keberagaman talenta siswa terus mengalir melalui penampilan gerak dan tari dari anak-anak TK Xaverius 2 Bandar Lampung yang membawakan lagu “Tuhan Sumber Sukacitaku” dengan sangat lucu dan menggemaskan. Keceriaan tersebut kemudian bersambung pada momen perenungan yang lebih dalam melalui pementasan Tablo oleh perwakilan siswa-siwi SMP Xaverius 3 Bandar Lampung yang bertajuk “Perjalanan ke Kalvari”. Dalam satu penampilan yang dramatis dan penuh penjiwaan, para siswa-siswi SMP Xaverius 3 Bandar Lampung berhasil menggambarkan betapa besarnya pengorbanan Yesus yang rela memanggul salib demi menebus dosa manusia. Penampilan ini tidak hanya menunjukkan bakat akting mereka, tetapi juga mengajak seluruh penonton untuk kembali menghayati makna kesetiaan dan keteguhan iman di tengah penderitaan yang harus dilalui demi kasih yang lebih besar.

Secara mendalam, perayaan Paskah bersama ini mengandung makna sebagai momen transformasi diri bagi seluruh warga sekolah untuk bangkit dari segala keterpurukan dan kesalahan masa lalu. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mempererat tali persaudaraan antar jenjang pendidikan di bawah naungan Kompleks Xaverius Panjang, sekaligus menjadi sarana penanaman karakter yang kuat bagi siswa. Melalui perayaan ini, sekolah ingin memastikan bahwa nilai-nilai spiritualitas tidak hanya dipelajari di dalam kelas, tetapi juga dirayakan dan dihayati sebagai bagian dari pembentukan identitas anak-anak yang memiliki empati tinggi terhadap lingkungan sekitarnya.

Paskah Bersama 2026 ini memberikan pelajaran berharga bahwa ketaatan dan kasih merupakan kunci utama dalam menjalani hidup yang bermartabat. Seluruh rangkaian acara, mulai dari doa yang khusyuk hingga pentas seni yang kreatif, merangkum sebuah pesan tunggal bahwa setiap pribadi dipanggil untuk menjadi saksi kebaikan di tengah masyarakat. Dengan membawa semangat “Jangan Pernah Menyerah” dan senantiasa menjaga sopan santun sebagai wujud kasih, komunitas Kompleks Xaverius Panjang diharapkan dapat terus bersinar sebagai garam dan terang dunia yang membawa sukacita bagi banyak orang.

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TK XAVERIUS 2 BANDAR LAMPUNG

Jl. Yos Sudarso Km. 10 Panjang
Telp. (0721) 12345678, e-mail : yay.xav.tjk@gmail.com

© 2023 Created with Yayasan Xaverius Tanjung Karang