Kegiatan pembelajaran di kelas pada pekan ketiga Januari 2026 mengusung tema “Transportasi”. Rangkaian aktivitas dimulai pada hari Senin, 19 Januari 2026, yang berfokus pada pengembangan literasi dan teknologi. Para peserta didik diperkenalkan pada Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sederhana dengan belajar coding dasar yaitu geometri, yang dilanjutkan dengan latihan menulis serta mendikte kosakata dasar guna mengasah kemampuan kognitif dan ketelitian mereka.
Pada hari Selasa, 20 Januari 2026, aspek kreativitas dan motorik kasar menjadi fokus utama pembelajaran. Peserta didik diajak untuk mewarnai berbagai bentuk perahu dengan variasi warna yang beragam guna mengenal alat transportasi laut. Setelah menyelesaikan tugas tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan bermain bersama di taman sekolah untuk melatih ketangkasan fisik serta interaksi sosial antarmanusia dalam lingkungan yang menyenangkan.
Memasuki pertengahan pekan, tepatnya Rabu, 21 Januari 2026, peserta didik diperkenalkan pada kendaraan roda dua melalui aktivitas menggaris bentuk sepeda tandem. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih koordinasi mata dan tangan serta pemahaman visual spasial peserta didik.
Ketelitian peserta didik kembali diuji pada hari Kamis, 22 Januari 2026, melalui praktik menggunting, mencocokkan, dan menempel berbagai bentuk kendaraan untuk memperdalam pemahaman mereka mengenai klasifikasi moda transportasi.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan mingguan, pada hari Jumat, 23 Januari 2026, fokus beralih pada pengembangan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler. Para peserta didik mengikuti sesi konstruksi yang melatih logika berpikir dalam membangun struktur sederhana. Selain itu, terdapat pula kegiatan seni menari yang bertujuan untuk melatih kepekaan ritme, ekspresi diri, serta kelenturan tubuh siswa sejak dini.
Melalui program pembelajaran yang terstruktur ini, TK Xaverius 2 Bandar Lampung berkomitmen untuk memberikan pendidikan holistik yang menggabungkan aspek akademis, kreativitas, dan fisik. Seluruh rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter peserta didik yang mandiri, kreatif, dan memiliki pengetahuan luas mengenai lingkungan di sekitar mereka, khususnya mengenai dunia transportasi.








